klasifikasi protozoa

Klasifikasi Protozoa

KLASIFIKASI PROTOZOA – Dunia ini terbentuk dengan jutaan macam makhluk hidup di dalamnya, ada manusia, hewan dan tumbuhan. Terdapat banyak sekali ragam jenis hewan tumbuhan di dunia ini. Mulai yang sering kita lihat hingga yang untuk melihatnya saja diperlukan alat bantu.

Di dunia ini terdapat sesuatu yang menyerupai hewan, sebut saja protozoa. Apakah kalian tahu mengenai protozoa?
Jika tidak, simaklah artikel dibawah ini, maudisini akan membahas mengenai klasifikasi protozoa.

Pengertian Protozoa

Protozoa adalah Protista yang menyerupai hewan, protozoa memiliki arti hewan pertama (protos= pertama dan zoon= hewan) adalah organisme seluler yang bersifat eukariotik yang tidak memiliki dinding sel serta heterortro yang dapat bergerak (motil).

Terdapat beberapa macam alat gerak dari protozoa, yakni sebagai berikut;

  • Pseudopodia atau kaki semu
  • Silia atau rambut getar
  • Flagela atau bulu cambuk.

Menurut kajian evolusi, protozoa dianggap sebagai cikal bakal dari organisme hewan yang sangat kompleks. Hingga saat ini terdapat sekitar 65.000 jenis protozoa yang telah diketahui.

Ciri-ciri Protozoa

Salah satu organisme yang menyerupai hewan ini memiliki filum dari Kingdom Protista memiliki ciri-ciri sebagai berikut;

  • Bersifat eukaritorik, artinya memiliki inti sel yang terbungkus oleh membrane.
  • Organisme bersel satu atau uniseluler.
  • Tidak memiliki dinding sel.
  • Hidup dengan sendiri (soliter) atau berkelompok (koloni).
  • Terdapat tiga alat gerak yakni pseudopodia, silia dan flagella.
  • Hidup secara bebas, parasite dan sporofit.
  • Bersifat heterotof atau tidak dapat membuat makana sendiri.
  • Memiliki ukuran tubuh sekitar 100 hingga 300 mikron.

Reproduksi Protozoa

Dalam proses reproduksi dengan dua cara, yaitu secara seksual dan secara aseksual. Berikut ini akan dijabarkan cara reproduksi dari protozoa.

Secara Seksual

Protozoa dapat bereproduksi secara seksual dengan cara penyatuan game yang berbeda jenis sehingga dapat menghasilkan zigot. Bisa juga secara konjugasi yaitu penyatuan inti vegetative sel. Terdapat satu jenis protozoa yang tidak bereproduksi dengan cara seksual, yaitu jenis Amoeba sp.

Secara Aseksual

Protozoa bereproduksi secara aseksual dengan cara melakukan pembelahan biner, yaitu dari satu sel membelah menjadi dua sel, lalu membelah menjadi empat sel dan seterusnya. Pada walnya, pembelahan biner ini pada pembelahan ini sel atau kariokinesis dan kemudia dilanjutkan dengan pembelahan sitoplasma (sitokinesis).

Leave a Comment