25 Pengertian Kurikulum Menurut Para Ahli Serta Tujuan, Fungsi dan Komponen Kurikulum

PENGERTIAN KURIKULUM MENURUT PARA AHLI – Selama kita sekolah pasti sangat sering mendengar istilah kurikulum. Pastinya dunia pendidikan tidak akan pernah bisa lepas dari yang namanya kurikulum ini.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, kurikulum berarti perangkat mata pelajaran yang diajarkan pada lembaga pendidikan atau perangkat mata kuliah mengenai keahlian khusus.

Secara umum itu sendiri, kurikulum adalah sebuah perangkat dari mata pelajaran serta program pendidikan yang diberikan oleh penyelenggara pendidikan. Isi dari kurikulum ini sendiri berupa rancangan pelajaran yang akan diberikan kepada siswa dalam satu periode jenjang pendidikan.

Dalam pembuatannya pun harus disesuaikan dengan kemampuan dan keadaan setiap jejang pendidikan dan kebutuhan lapangan kerja.

Pada artikel ini, maudisini akan membahas mengenai pengertian kurikulum menurut para ahli. Berikut ini ulasan lengkapnya;

Pengertian Kurikulum Menurut Para Ahli

pengertian kurikulum menurut para ahli
pixabay.com

Berbagai pengertian kurikulum menurut para ahli pun banyak, jadi banyak referensi yang bisa digunakan, tidak hanya Kamus Besar Bahasa Indonesia saja. Berikut ini adalah pengertian kurikulum menurut para ahli;

1. UU No. 20 Tahun 2003

Menurut UU No. 20 Tahun 2003, kurikulum adalah seperangkat rencana serta harapan pengaturan yang berkaitan dengan isi, tujuan, cara serta bahan ajar yang digunakan untuk pedoman dalam menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar demi tercapainya tujuan pendidikan nasional.

Baca Juga  Contoh Procedure Text Tentang Makanan, Minuman, Benda Beserta Gambar dan Artinya

2. Valiga, T dan Magel, C

Menurut Valiga, T dan Magel, C, kurikulum adalah suatu urutan pengalaman yang telah ditetapkan pihak sekolah dan pendidik untuk mendisiplinkan tingkah laku serta cara berfikir para peserta didik.

3. Saylor (1958)

Menurut Saylor (1958), kurikulum merupakan keseluruhan usaha pihak sekolah untuk bisa memengaruhi PBM secara langsung, baik itu di dalam kelas, diluar kelas atau di tempat bermain.

4. David Praff

Menurut David Praff, kurikulum adalah seperangkat organisasi dari pendidikan formal atau juga pusah-pusat pelatihan pembelajaran.

5. William B. Ragam dan Robert S. Flaming

Menurut William B. Ragam dan Robert S. Flaming, kurikulum adalah keseluruhan pengalaman para peserta didik yang menjadi tanggung jawab pihak lembaga sekolah.

6. Crow and Crow

Menurut Crow and Crow, kurikulum merupakan rancangan dalam pengajaran yang telah disusun dengan sistematis dan terstruktur dengan tujuan menyelesaikan program dalam mendapatkan ijazah.

7. Grayson (1978)

Menurut Grayson (1978), kurikulum adalah perencanaan untuk mendapatkan pengeluaran yang diharapkan dari pembelajaran yang telah didapatkan selama bersekolah.

8. Hilda Taba (1962)

Menurut Hilda Taba (1962), kurikulum adalah “a plan of learning” maksudnya adalah kurikulum merupakan sesuatu yang telah direncanakan untuk dipelajari oleh peserta didik.

9. Neagley dan Evans (1967)

Menurut Neagley dan Evans (1967), kurikulum adalah sebuah pengalaman yang dirancang oleh berbagai pihak sekolah demi membantu peserta didi dalam memperoleh hasil yang optimal dalam proses pembelajaran.

10. Daniel Tanner dan Laurel Tanner

Menurut Daniel Tanner dan Laurel Tanner, kurikulum adalah pengalaman dalam pembelajaran yang terencana, terarah secara sistematis dan juga tersusun melalui proses rekonstruksi pengetahuan. Kurikulum sendiri berada di bawah pengawasan lembaga pendidikan, hal ini membuat peserta didik memiliki motovasi dan minar belajar yang tinggi.

11. Inlow (1966)

Menurut Inlow (1966), kurikulum adalah usaha yang menyeluruh yang segaja dirancang dengan khusu untuk membimbing para peserta didik dalam memdapatkan hasil belajar dari kegiatan belajar mengajar yang telah ditetapkan.

12. Good V. Carter (1973)

Menurut Good V. Carter (1973), Kurikulum adalah sukumpulan kursus ataupun urutan pembelajaran yang tersusun secara sistematik.

13. Murray Print

Menurut Murray Print, kurikulum adalah sebuah ruang pembelajaran yang diberikan dengan langsung kepada para peserta didik oleh lembaga pendidikan dan juga pengalaman yang dapat dinikamti oleh seluruh peserta didik ketika kurikulum telah ditetapkan.

Baca Juga  Doa Mandi Wajib Laki-laki dan Perempuan | Landasan Hukum, Niat, Tata Cara, Syarat, Rukun, Sunnah dan Larangan

14. George A. Beauchamp (1976)

Menurut George A. Beauchamp (1976), kurikulum ialah dokumen tertulis yang isinya berupa mata pelajaran yang akan diajarkan kepada seluruh peserta didik melalui berbagai disiplin ilmu serta rumusan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

15. Kerr, J,F (1968)

Menurut Kerr, J,F (1968), kurikulum ialah pembelajaran yang dirancang serta dilakukan secara individual tau kelompok, baik dalam lingkup di dalam sekolah atau pun luar sekolah.

16. Hamid Hasan (1988)

Menurut Hamid Hasan (1988), kurikulum bisa dilihat dari 4 sudut pandang yang berbeda, yakni;

  • Kurikulum adalah suatu ide yang dihasilkan melalui teori dan penelitian.
  • Sebagai suatu rencana tertulis, kurikulum menjadi perwujudan dan bentuk realisasi dari ide. Isinya berupa bahan ajar, tujuan pengajaran, aktivitas belajar, waktu belajar serta media pembelajaran.
  • Sebagai suatu kegiatan, kurikulum merupakan pelaksanaan dari rencana tertulisdalam bentuk kegiatan praktek pembelajaran
  • Sebagai suatu hasil, kurikulum sebagai konsekuensi dari kegiatan melaui ketercapaian tujuan kurikulum terhadap para peserta didik.

17. Prof. Drs. H. Darkir

Menurut Prof. Drs. H. Darkir, kurikulum adalah alat untuk mencapat tujuan dari pendidikan. Kurikulum menjadi program pendidikan dan bukan program pengajaran, sehingga program ini dapat direncanakan dan dirancang sebagai bahan ajar juga pengalaman belajar.

18. H. Hasan (1992)

Menurut H. Hasan (1992), kurikulum harus bersifat fliksibilitas, maksudnya adalah suatu pemikiran kependidikan bagi pendidikan dan latihan. Sehingga dalam posisi teoritis hasi lebih dikembangkan dalam kurikulum sehagai sesuatu hal yang telah terencana juga dianggap sebagai kaidah pengembang kurikulum.

19. Prof. Dr. S. Nasution, M. A.

Menurut Prof. Dr. S. Nasution, M. A., kurikulum adalah rencana yang telah disusun dengan matan untuk mempermudah proses kegiatan belajar mengajar dibawah tanggung jawab lembaga pendidikan.

20. Harsono (2005)

Harsono (2005), kurikulum adalah ide dan juga gagasan pendidikan yang dilakukan melaui praktek pembelajaran. Saat ini juga, pengertian kurikulum terus berkembang, sehingga maksud dari kurikulum itu sendiri tidak sebatas gagasan pendidikan sajar, tapi juga mencakup seluruh proses pembelajaran yang terstruktur dari institusi pendidikan nasional.

21. Prof.Dr. Henry Guntur Tarigan

Menurut Prof.Dr. Henry Guntur Tarigan, kurikulum adalah formulasi pedagogis yang paling utama dan terpenting dalam konteks kegiatan belajar mengajar.

22. Drs. Cece Wijaya, dkk

Menurut Drs. Cece Wijaya, dkk, kurikulum memiliki arti yang sangat luas meliputi seluruh program dan kehidupan yang terjadi di dalam sekolah.

Baca Juga  11 Jenis dan Gambar Contoh Alat Musik Ritmis Modern dan Tradisional

23. Dr. H. Nana Sudjana Tahun (2005)

Menurut Dr. H. Nana Sudjana Tahun (2005), kurikulum adalah niat dan harapan yang dituangkan dalam bentuk perencanaan dalam program pedidikan yang dilaksanakan oleh seluruh peserta didik. Kurikulum juga sebagai rencana serta niat, sedangkan pada pelaksanaanya adalah proses kegiatan belajar mengajar. Tokoh yang terlibat dalam proses tersebut adalah tenaga pendidik dan peserta didik.

24. Bara, Ch (2008)

Menurut Bara, Ch, kurikulum dibagi menjadi 4 penjelasan, yaitu;

  • Kurikulum sebagai suatu produk
  • Kurikulum sebagai suatu program
  • Kurikulum sebagai suatu hasil yang akan dicapai
  • Kurikulum sebagai pengalaman belajar.
  • Donald E. Orlasky, Othanel Smith (1978) & Peter F. Olivva (1982)

25. Donald E. Orlasky, Othanel Smith (1978) & Peter F. Olivva (1982)

Menurut Donald E. Orlasky, Othanel Smith (1978) & Peter F. Olivva (1982), kurikulum adalah sebagai suatu perencanaan maupun program dari pengalaman peserta didik yang diarahkan dan dikembangkan di sekolah.

Tujuan Pembelajaran

pengertian kurikulum menurut para ahli
pixabay.com

Pada proses pelaksanaannya, terdapat beberapa tujuan dari kurikulum ini, berikut adalah tujuan dari kurikulum;

  • Sebagai isi dan struktur kurikulum
  • Menjadi strategi dalam proses kegiatan belajar mengajar
  • Bahan evaluasi dan penilaian.

Komponen-komponen Di Dalam Kurikulum

pengertian kurikulum menurut para ahli
pixabay.com

Kurikulum dibentuk dan dirancang untuk dijadikan alat dalam mencapai tujuan pendidikas secara menyeluruh dalam setiap kegiatan belajar mengajar. Komponen utama dan penunjang dari kurikulum ini saling terkait satu sama lain.

Berikut ini adalah komponen utama dari kurikulum;

  • Tujuan; kurikulum berisi tujuan yang akan dicapai selama proses kegiatan belajar mengajar.
  • Materi dan isi; bahan ajar yang akan diberikan kepada para pendidik dan peserta didik dalam periode pembelajaran.
  • Sara dan prasarana (media); alat peraga dari sarana prasarana guna menunjang kegiatan belajar mengajar.
  • Strategi; taktik yang akan digunakan selama proses kegiatan belajar mengajar.
  • Proses belajar mengajar; proses dalam pembelajaran yang meliputi seluruh bentuk apresiasi peserta didik.

Fungsi Kurikulum

Berikut ini adalah beberapa jenis fungsi dari kurikulum;

  • Fungsi Integrasi
  • Fungsi Penyesuaian
  • Fungsi Diferensiasi
  • Fungsi Persiapan
  • Fungsi persiapan
  • Fungsi Diagnostik

***

Itulah pengertian kurikulum menurut para ahli, kompones serta tujuan dari kurikulum. Intinya pada proses kegiatan belajar antara tenaga pengajar dan peserta didik harus bisa bekerja sama dengan baik agar ilmu yang diberi dan diperoleh bisa tersampaikan dengan baik pula.

Semoga bermanfaat.

2 thoughts on “25 Pengertian Kurikulum Menurut Para Ahli Serta Tujuan, Fungsi dan Komponen Kurikulum

  1. Setuju dengan uu no.20 th 2003. Aku juga setuju dengan grayson dan prof. Harsono. Kurikulum ga melulu mencakup pembelajaran di kelas aja, tapi juga diluar kelas, lingkungan, dan masyarakat

Leave a Comment